PERKEMBANGAN METODE BACA AL-QUR’AN
Oleh : Ngara Rizki
Di Indonesia
metode pembelajaran baca Al-Qur’an sangat beragam dan terus berkembang. Di
setiap daerah menggunakan metode yang berbeda, tapi tentunya dalam paparan ini
tidak akan semua dibahas, hanya empat metode yang akan dibahas sesuai
pengalaman penulis. Berikut keempat metodenya :
- Metode Al-Baghdady
Metode
Al-Baghdady berasal dari Baghdad (Iraq), berkembang di Indonesia cukup lama
yaitu sejak kedatangan saudagar dari Arab dan India yang singgah di Kepulauan
Indonesia. Bagi generasi 70an & 80an metode eja ini tentunya tidak asing.
Metode
Al-Baghdady adalah suatu metode yang tersusun secara berurutan dan merupakan
sebuah proses ulang atau lebih kita kenal dengan sebutan metode alif, ba’, ta’.
Metode
pengajarannya dimulai dengan mengenalkan huruf-huruf hijaiyah, kemudian
tanda-tanda bacanya dengan dieja/diurai secara pelan. Setelah hafal huruf &
makhrojnya maka mulai mengeja ke Al-Fatihah dan Al-Baqoroh sampai selesai Juz
1. Setelah lancar mengeja baru akan diperbolahkan baca langsung atau istilah
didaerah sunda narabas, sambil perlahan diajarkan tajwidnya. Metode Al-Baghdady
proses belajarnya membutuhkan waktu yang lama dan kurang variatif karena
menggunakan satu jilid saja.
- Metode Juz ‘Amma
Metode Juz
‘Amma berkembang pada tahun 80an dan metode pengajarannya tidak beda jauh
dengan metode Al-Baghdady. Metode pengajarannya dimulai dengan mengenalkan
huruf hijaiyah beserta makhrojnya, dikenalkan pula tanda bacanya dan cara
bacanyapun masih dieja/diurai. Pada bukunya disertakan pula sekilas contoh
huruf sambung dan sekilas tajwidnya.
Yang
membedakan dengan metode Al-baghdady yaitu setelah hafal huruf & makhrojnya
maka mulai mengeja ke Al-Fatihah lalu dilanjutkan ke surah yang ada di Juz 30.
Sama seperti metode Al-Baghdady, proses belajarnya membutuhkan waktu yang lama
dan kurang variatif karena menggunakan satu jilid saja.
- Metode Iqro’
Metode Iqro’
ini disusun oleh Ustadz As’ad Human di Yogyakarta yang mulai berkembang pada
awal tahun 90an. Metode iqro’ adalah suatu metode membaca Al-Qur’an yang menekankan
langsung pada latihan membaca. Adapun buku panduan iqro’ terdiri dari 6 jilid
di mulai dari tingkat yang sederhana, tahap demi tahap sampai pada tingkatan
yang sempurna.
Dalam
penerapannya metode ini ditekan-kan pada bacaannya (membaca huruf Al-Qur’an
dengan fasih). Bacaan langsung tanpa dieja. Artinya tidak diperkenalkan
nama-nama huruf hijaiyah secara tersusun dari awal pembelajarannya, kemudian
bacaan-bacaan tajwidnya tak dikenalkan sejak dini. Meski begitu metode ini
bertahan lama dan masih menjadi favorit masyarakat Indonesia.
- Metode Iqra Balita
Metode Iqra
Balita diperkenalkan oleh penulis sendiri (Ngara Rizki) pada tahun 2015 dan
mulai bukunya dicetak bulan Maret 2016. Buku ini disusun berwarna dan bergambar
agar dapat menarik anak untuk membacanya sehingga anak tidak mudah bosan.
Adapun metodenya merupakan penggabungan dari ketiga metode diatas.
Metode Iqra
Balita sejak awal dikenalkan huruf hijaiyah tersusun dari Alif sampai Ya,
penjelasan makhroj disampaikan dari awal sehingga pelafalan huruf benar dari
awal hal ini seperti metode Al-Baghdady. Disertai pula bacaan untuk latihan
sepertihalnya metode Iqra, dengan pengenalan tanda baca bertahap. Pada tiap
jilidnya ada Surah-surah pendek sepertihalnya metode Juz ‘Amma.
Buku Iqra
Balita terdiri dari 3 Jilid, tentunya ini akan mempersingkat waktu anak belajar
mengaji. Jilid pertama berisi pengenalan huruf hijaiyah tersusun beserta
panduan makhrojnya dan dilengkapi latihan bacaan dengan tanda baca bertahap,
plus surah pendek. Jilid kedua berisi pengenalan huruf sambung secara bertahap,
dilengkapi latihannya dan mulai dikenalkan tajwid, plus surah pendek pilihan.
Jilid ketiga berisi latihan huruf sambung yang lebih kompleks disertai tajwid
lanjutan, plus surah pendek pilihan (Masih proses desain, ready Mei 2017).
Tak sekedar
belajar mengaji, buku Iqra Balita disertai macam-macam gambar & macam-macam
gambar profesi yang tentunya akan menambah pengetahuan anak. Penyusunan buku
inipun diselaraskan dengan kurikulum Pendidikan Usia Dini (PAUD). Secara umum
Buku Iqra Balita ini disusun agar belajar mengaji menjadi lebih menyenangkan.
Demikian
pemaparan singkat tentang metode belajar baca Al-Alqur’an ini, semoga
bermafaat. Penulis percaya, semua Motode itu baik dan mempunyai tujuan mulia.
Tak lupa mari kita do’akan para guru ngaji kita sewaktu kecil, mudah-mudahan
diberikan pahala berlipat dan dimudahkan segala urusan didunia & diakheratnya.
Aamiin.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar