Senin, 22 Mei 2017

PERKEMBANGAN METODE BACA AL-QUR’AN



PERKEMBANGAN METODE BACA AL-QUR’AN
Oleh : Ngara Rizki
Di Indonesia metode pembelajaran baca Al-Qur’an sangat beragam dan terus berkembang. Di setiap daerah menggunakan metode yang berbeda, tapi tentunya dalam paparan ini tidak akan semua dibahas, hanya empat metode yang akan dibahas sesuai pengalaman penulis. Berikut keempat metodenya :
  1. Metode Al-Baghdady

Metode Al-Baghdady berasal dari Baghdad (Iraq), berkembang di Indonesia cukup lama yaitu sejak kedatangan saudagar dari Arab dan India yang singgah di Kepulauan Indonesia. Bagi generasi 70an & 80an metode eja ini tentunya tidak asing.
Metode Al-Baghdady adalah suatu metode yang tersusun secara berurutan dan merupakan sebuah proses ulang atau lebih kita kenal dengan sebutan metode alif, ba’, ta’.
Metode pengajarannya dimulai dengan mengenalkan huruf-huruf hijaiyah, kemudian tanda-tanda bacanya dengan dieja/diurai secara pelan. Setelah hafal huruf & makhrojnya maka mulai mengeja ke Al-Fatihah dan Al-Baqoroh sampai selesai Juz 1. Setelah lancar mengeja baru akan diperbolahkan baca langsung atau istilah didaerah sunda narabas, sambil perlahan diajarkan tajwidnya. Metode Al-Baghdady proses belajarnya membutuhkan waktu yang lama dan kurang variatif karena menggunakan satu jilid saja.

  1. Metode Juz ‘Amma

Metode Juz ‘Amma berkembang pada tahun 80an dan metode pengajarannya tidak beda jauh dengan metode Al-Baghdady. Metode pengajarannya dimulai dengan mengenalkan huruf hijaiyah beserta makhrojnya, dikenalkan pula tanda bacanya dan cara bacanyapun masih dieja/diurai. Pada bukunya disertakan pula sekilas contoh huruf sambung dan sekilas tajwidnya.
Yang membedakan dengan metode Al-baghdady yaitu setelah hafal huruf & makhrojnya maka mulai mengeja ke Al-Fatihah lalu dilanjutkan ke surah yang ada di Juz 30. Sama seperti metode Al-Baghdady, proses belajarnya membutuhkan waktu yang lama dan kurang variatif karena menggunakan satu jilid saja.

  1. Metode Iqro’

Metode Iqro’ ini disusun oleh Ustadz As’ad Human di Yogyakarta yang mulai berkembang pada awal tahun 90an. Metode iqro’ adalah suatu metode membaca Al-Qur’an yang menekankan langsung pada latihan membaca. Adapun buku panduan iqro’ terdiri dari 6 jilid di mulai dari tingkat yang sederhana, tahap demi tahap sampai pada tingkatan yang sempurna.
Dalam penerapannya metode ini ditekan-kan pada bacaannya (membaca huruf Al-Qur’an dengan fasih). Bacaan langsung tanpa dieja. Artinya tidak diperkenalkan nama-nama huruf hijaiyah secara tersusun dari awal pembelajarannya, kemudian bacaan-bacaan tajwidnya tak dikenalkan sejak dini. Meski begitu metode ini bertahan lama dan masih menjadi favorit masyarakat Indonesia.

  1. Metode Iqra Balita

Metode Iqra Balita diperkenalkan oleh penulis sendiri (Ngara Rizki) pada tahun 2015 dan mulai bukunya dicetak bulan Maret 2016. Buku ini disusun berwarna dan bergambar agar dapat menarik anak untuk membacanya sehingga anak tidak mudah bosan. Adapun metodenya merupakan penggabungan dari ketiga metode diatas.
Metode Iqra Balita sejak awal dikenalkan huruf hijaiyah tersusun dari Alif sampai Ya, penjelasan makhroj disampaikan dari awal sehingga pelafalan huruf benar dari awal hal ini seperti metode Al-Baghdady. Disertai pula bacaan untuk latihan sepertihalnya metode Iqra, dengan pengenalan tanda baca bertahap. Pada tiap jilidnya ada Surah-surah pendek sepertihalnya metode Juz ‘Amma.
Buku Iqra Balita terdiri dari 3 Jilid, tentunya ini akan mempersingkat waktu anak belajar mengaji. Jilid pertama berisi pengenalan huruf hijaiyah tersusun beserta panduan makhrojnya dan dilengkapi latihan bacaan dengan tanda baca bertahap, plus surah pendek. Jilid kedua berisi pengenalan huruf sambung secara bertahap, dilengkapi latihannya dan mulai dikenalkan tajwid, plus surah pendek pilihan. Jilid ketiga berisi latihan huruf sambung yang lebih kompleks disertai tajwid lanjutan, plus surah pendek pilihan (Masih proses desain, ready Mei 2017).
Tak sekedar belajar mengaji, buku Iqra Balita disertai macam-macam gambar & macam-macam gambar profesi yang tentunya akan menambah pengetahuan anak. Penyusunan buku inipun diselaraskan dengan kurikulum Pendidikan Usia Dini (PAUD). Secara umum Buku Iqra Balita ini disusun agar belajar mengaji menjadi lebih menyenangkan.
Demikian pemaparan singkat tentang metode belajar baca Al-Alqur’an ini, semoga bermafaat. Penulis percaya, semua Motode itu baik dan mempunyai tujuan mulia. Tak lupa mari kita do’akan para guru ngaji kita sewaktu kecil, mudah-mudahan diberikan pahala berlipat dan dimudahkan segala urusan didunia & diakheratnya. Aamiin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar